Kamis, 19 Mei 2016

Nasi Biryani khas India

biriani (beriani) adalah hidangan berupa nasi (biasanya dari beras basmati) yang dimasak bersama rempah-rempahsayuran, atau daging. Di Indonesia dan Malaysia, hidangan ini disebut dengan tambahan kata nasi(nasi biryani, nasi briyani, nasi briani, atau nasi beriani). Nama hidangan ini berasal dari bahasa Parsiberyā(n) (بریان) yang berartigoreng atau panggang. Pada zaman dulu, beras digoreng di dalam minyak samin sebelum direbus di dalam air bersama rempah-rempah hingga setengah matang.
Biryani dibuat dari beras yang sudah direbus di panci terpisah. Setelah beras setengah matang, beras dicampur dengan bahan-bahan lain, ditutup rapat di dalam panci, dan dimasak hingga matang. Biryani berbeda dengan pullao (pilaf) dalam cara memasak. Sewaktu membuat pullao, beras digoreng bersama rempah-rempah di dalam minyak samin, dan langsung dimasak hingga matang.
Pelancong dan pedagang Parsi memperkenalkan cara memasak biryani kepada orang India dan Pakistan. Hidangan ini tidak hanya populer di India dan Pakistan, melainkan juga di IrakIranAfganistanBangladesh, dan kalangan penduduk muslim Sri Lanka.
Rempah-rempah yang dipakai sewaktu memasak biryani, termasuk di antaranya: minyak samin, kacang-kacangan, jintancengkehkapulagakayu manis, daun salam koja,ketumbar, daun mintjahebawang bombay, dan bawang putih. Nasi biryani yang asli memakai safron.
Nasi biryani nonvegetarian menggunakan daging sapidaging ayamdaging kambingdaging domba, atau udang. Hidangan sampingan bisa berupa dahi chutneykormakari, sayur terung, atau telur rebus.
Di indoesia nasi biryani hampir sama dengan nasi kuning loh. gak pingin nyobain?
 

1 komentar: